Sudah pakai antiperspirant tapi ketiak masih tetap basah dan bau? Bisa jadi masalahnya bukan pada produknya, melainkan cara penggunaannya.
Masih banyak orang yang menggunakan antiperspirant dengan cara kurang tepat, sehingga hasilnya jadi tidak maksimal, bahkan bikin kulit jadi iritasi. Padahal, penggunaan yang benar bisa membantu mengurangi produksi keringat lebih efektif dan membuat area ketiak terasa lebih nyaman.
Berikut beberapa kesalahan yang paling sering dilakukan saat memakai antiperspirant.
Banyak orang baru memakai antiperspirant setelah tubuh mulai berkeringat.
Padahal, antiperspirant bekerja lebih optimal pada kulit yang bersih dan kering. Jika digunakan saat ketiak sudah basah, formula akan lebih sulit bekerja maksimal.
Karena itu, pastikan area ketiak benar-benar kering sebelum pemakaian.
Sebagian besar orang menggunakan antiperspirant hanya setelah mandi pagi.
Padahal, waktu terbaik memakai antiperspirant justru pada malam hari sebelum tidur. Saat tubuh lebih rileks dan produksi keringat menurun, bahan aktif dapat bekerja lebih efektif.
Mengoleskan antiperspirant berlebihan tidak selalu membuat hasilnya lebih ampuh.
Justru, penggunaan terlalu banyak bisa membuat area ketiak terasa lengket, tidak nyaman, bahkan memicu iritasi pada beberapa orang.
Gunakan secukupnya sesuai petunjuk pemakaian.
Kulit setelah bercukur biasanya lebih sensitif.
Jika langsung menggunakan antiperspirant, kulit bisa terasa perih atau iritasi. Sebaiknya tunggu beberapa saat hingga kulit lebih tenang sebelum mengaplikasikan produk.
Tidak semua antiperspirant memiliki formula yang ramah untuk kulit.
Beberapa orang hanya fokus mencari produk yang bisa mengurangi keringat, tanpa memperhatikan efeknya pada kulit ketiak.
Padahal, penggunaan produk yang terlalu keras bisa menyebabkan:
Kulit iritasi
Skin barrier terganggu
Ketiak terasa kering atau perih
Kulit tampak lebih gelap
Karena itu, penting memilih antiperspirant dengan kandungan yang tetap membantu merawat kulit.
Antiperspirant bukan pengganti kebersihan tubuh.
Jika area ketiak tidak dibersihkan dengan baik, bakteri penyebab bau tetap bisa berkembang dan membuat area ketiak terasa tidak nyaman.
Pastikan area ketiak selalu bersih sebelum penggunaan produk.
Memilih antiperspirant tidak bisa asal.
Jika kamu memiliki masalah keringat berlebih, sebaiknya pilih produk yang memang dirancang untuk membantu mengurangi produksi keringat sekaligus menjaga kesehatan kulit.
Salah satu pilihan adalah Ownskin Antiperspirant, yang dapat membantu mengurangi produksi keringat hingga 5–10 hari, sehingga area ketiak terasa lebih kering dan nyaman lebih lama.
Tidak hanya fokus mengontrol keringat, Ownskin Antiperspirant juga diformulasikan untuk tetap menjaga kondisi kulit ketiak. Ownskin Antiperspirant dilengkapi Derma Clera yang membantu merawat skin barrier kulit ketiak agar tetap sehat dan nyaman. Ini penting terutama untuk kulit yang mudah sensitif atau sering mengalami iritasi akibat bercukur dan gesekan.
Selain membantu mengurangi keringat, Ownskin Antiperspirant juga mengandung Cybright GP yang membantu menjaga tampilan kulit ketiak tampak lebih cerah dan merata. Ownskin Antiperspirant telah dermatology tested dan diformulasikan di Korea, sehingga dirancang tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Antiperspirant yang terasa tidak mempan belum tentu berarti produknya tidak bagus. Bisa jadi cara penggunaannya masih kurang tepat. Mulai dari penggunaan pada kulit yang sudah berkeringat, pemakaian berlebihan, hingga salah memilih produk bisa memengaruhi hasil yang didapat. Karena itu, memilih antiperspirant dengan formula yang efektif sekaligus tetap menjaga kesehatan kulit menjadi hal penting.